Yulandari's Blog

April 10, 2011

PAJAK DAN EFISIENSI EKONOMI

Filed under: Uncategorized — yulandari @ 6:45 am

Pajak adalah apa yang kita bayarkan untuk suatu masyarakat yang beradab. Pemerintah harus membayar untuk program-program mereka. Dananya sebagian besar berasal dari perpajakan dan setiap kerugian merupakan deficit

yang dipinjam dari public.  Tetapi dalam ilmu ekonomi kita selalu perlu menembus selubung aliran moneter untuk memahami alur sumber daya yang riil. Di balik alira perpajakan dolar, yang sesungguhnya dperlukan pemerintah adalah sumberdaya ekonomi yang langka seperti lahan, tenaga kerja dan modal.

A.    Prinsip-Prinsip Perpajakan

1. Prinsip Keuntungan vs Prinsip Kemampuan untuk Membayar

Para ekonom dan filsuf politik telah mengajukan dua prinsip utama untuk mengatur suatu system pajak.Prinsip tersebut adalah :

  • Prinsip Keuntungan: Prinsip keuntungan menyatakan bahwa individu harus dibebani pajak dengan proporsi untuk mereka dapatkan dari program-program pemerintah.
  • Prinsip Kemampuan untuk Membayar: Prinsip ini menyatakan bahwa jumlah pajak harus dibayar oleh seseorang harus berkaitan dengan pendapatan atau kesehatan mereka. Semakin tinggi pendapatan, semakin tinggi pula pajaknya.

2. Pemerataan Horizontal dan Vertikal

Apakah mereka diatur dengan bentuk keuntungan maupun kemampuan untuk membayar, system perpajakan yang paling modern juga berusaha untuk memasukkan pandangan-pandangan modern tentang keadilan atau pemerataan. Satu prinsip yang penting adalah dari pemerataan horizontal, yang menyatakan bahwa mereka yang pada pokoknya sama harus dikenai pajak secara sama.

Gagasan atas perlakuan yang sama dari pemerataan memiliki akar yang kuat di dalam filsafat politis Negara barat.Jika kita sama di dalam cara, semua prinsip perpajakan akan menyatakan bahwa kita harus membayar pajak yang sama.Dalam kasus perpajakan keuntungan, jika kita menerima jasa pelayanan yang sam persis dengan jalan raya, prinsip pemerataan horizontal menyatakan bahwa kita harus membayar pajak yang sama.Atau dengan system perpajakan mengikuti pendekatan kemampuan untuk membayar, pemerataan horizontal memerintahkan bahwa orang yang mempunyai pendapatan yang sama harus membayar pajak yang sama.

Prinsip yang lebih controversial adalah pemerataan vertical, yang menyangkut perlakuan pajak dari orang-orang dengan tingkatan pendapatan yang berbeda.Prinsip-prinsip filosofis yang abstrak memberikan sedikit petunjuk dalam menyelesaikan masalah-masalah keadilan.

3. Kompromi Pragmatis dalam Perpajakan

Pemerintah biasanya mengambil penyelesaian beradasrkan pendekatan keuntungan dan kemampuan untuk membayar. Sistem perpajakan yang modern merupakan kompromi yang tidak mudah antara prinsip-prinsip yang tinggi dan pragmatism politik.Seperti yang dituliskan Colbert “ Menaikkan pajak seperti mencabuti bulu angsa,; anda ingin mendapatkan jumlah bulu yang sebanyak-banyaknya dengan bunyi erangannya sesedikit mungkin”.

Pajak progresif dan Regresif

Pajak keuntungan atau kepentingan merupakan bagian yang menurun dari penghasilan pemerintah. Sekarang Negara-negara maju sangat bergantung pada pajak pendapatan progresif. Dengan pajak progresif, keluarga dengan pendapatan yang lebih tinggi diharuskan membayar pajak pendapatan yang lebih besar.

Suatu pajak disebut proporsional, progresif, atau regresif bergantung pada apakah pajak mengambil dari orang-orang dengan pendapatan tinggi dengan bagian yang sama dari pendapatan, bagian yang lebih besar dari pendapatan, atau bagian yang lebih kecil daripada pendapatan dari orang-orang dengan pandapatan rendah.

Pajak langsung dan Tidak langsung

B.     Perpajakan Dan Efisiensi

Perpajakan mempengaruhi baik efisisensi ekonomi maupun distribusi pendapatan. Dalam tahun-ketahun terakhir ini, dampak atas efisiensi menjadi keprihatinan yang utama dari kebijakan ekonomi karena para ekonom dan pembuat kebijakan efek dari insentif atas perilaku individu dan bisnis.

Dalam bidang tabungan dan investasi, pajak secara jelas memiliki dampak utama atas aktivitas ekonomi. Ketika pajak tinggi di satu sector, sumberdaya akan bergerak mengalir ke bidang-bidang yang dikenai pajak lebih ringan. Jika investasi yang berisiko dikenai pajak secara tidak menguntungkan, para investor mungkin memilih investasi yang lebih aman. Inefisisensi muncul sebanyak dari perbedaan pajak lintas sector seperti dari adanya pajak yang tinggi.

Efisiensi dan Keadilan

Para ekonom telah khawatir mengenai dampak perpajakan atas efisiensi ekonomi. Teori modern dari perpajakan yang efisien mengusahakan hokum pajak Ramsey, yang menyatakan bahwa pemerintah harus memungut pajak-pajak yang terberat atas input-input dan output-output yang sangat tidak elastic dalam harga baik penawaran maupun permintaan.

Pemikiran atas hokum pajak Ramsey adalah bahwa jika suatu komodotas sangat tidak elastic dalam harga baik penawaran maupun permintaan, pajak atas komoditas itu akan memiliki dampak yang lebih kecil pada konsumsi dan produksi.Dalam beberapa keadaan, pajak ramsey mungkin mengganti cara meningkatakan pendapatan denga kerugian minimum dari efisiensi ekonomi

C.     Permasalahan Yang Sulit  Dari Insiden Pajak

Siapakah yang akhirnya membayar semua pajak yang dipungut oleh pemerintah ini ? Kita seharusnya tidak menganggap bahwa orang atau perusahaan yang mengirimkan penghasilan pajak kepada pemerintah yang akhirnya akan membayar pajak itu. Hanya krena suatu perusahaan mengirimkan penerimaan pajak kepada kantor bendahara Negara tidak berarti bahwa pajak berasal dari perusahaan tersebut.

Ilmu mikro ekonomi memberikan beberapa alat penting untuk menganalisa insiden pajak. Dalam beberapa kasus yang hanya melibatkan permintaan dan penawaran untuk komoditas tunggal, analisis untuk insiden pajaknya adalah terus terang. Dalam kasus yang lain, efek-efeknya mengalir melalui ekonomi, yang membuat analisis nya menjadi sangat kompleks dan kadang-kadang membutuhkan pendekatan keseimbangan umum.

Sumber : http://ehsablog.com/pajak-dan-efisiensi-ekonomi.html

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: